Legenda Terbentunya Pasih UUG

Pantai Pasih Uug terletak di Banjar Sumpang, Desa Bunga Mekar, lebih tepatnya di Nusa Penida bagian barat. Dahulu kawasan pasih uug merupakan sebuah perkampungan yang padat penduduk. Namun pada suatau hari tersebutlah cerita, bahwa seekor ular besar tiba-tiba masuk ke Banjar. Mendapat tamu tak diundang tersebut, akhirnya rame-rame lah warga Banjar tersebut menyerang, menangkap hingga bisa membunuhnya. Tidak cukup dibunuh, ular yang sudah mati pun kemudian mereka sembelih dan dipotong serta dagingnya dibagikan kepada seluruh warga banjar. Nah selesai mereka memotong dan membagikan potongan tubuh ular besar tersebut dan memasak serta memakannya, selanjutnya adalah, Dikisahkanlah pada malam harinya, datanglah seorang pria tua renta yang tidak kenal dengan pakaian kumal ke Banjar. Pak tua tersebut lantas berkata seperti tahu apa yang sudah dilakukan warga banjar pada siang harinya, yaitu menangkap dan membunuh seekor ular besar. Dia berikan nasihat kepada warga banjar yang hadir, supaya tidak boleh sembarangan dan mengulang kembali membunuh seekor ular dan memotong-motongnya untuk dibagikan.Mendapat nasihat tersebut, bukannya warga banjar jadi menerima, malah membentak dan tidak menerima tuduhan pak tua ini. Cerita selanjutnya dikisahkan untuk membuktikan siapa yang benar dan yang salah, apakah tuduhan pria tua ini yang benar atau pengakuan warga banjar yang salah, Mak pak tua ini pun mengeluarkan sebatang lidi daun kelapa, dan setelahnya lantas dia menancapkannya ke dalam tanah. Selajutnya pak tua terssbut berkata kepada warga, Siapa saja warga banjar yang mampu mencabut batang lidi tersebut, maka ia mengakui bahwa mereka telah bersikap jujur kepadanya. Selesai menjelaskan demikian, maka warga banjar pun berlomba, satu demi satu berusaha untuk mencabut lidi tersebut dari tanah. Dan hasilnya sampai dengan orang terkahir dari warga banjar yang berusaha, ternyata tidaka ada satu pun warga yang berhasil mencabutnya. Akhirnya pak tua tersebut kemudian berkata, bahwa mereka sudah tidak berkata jujur kepadanya bahwa mereka telah membunuh ular besar siang tadi. Selanjutnya, di tengah kebingungan warga banjar, pak tua pun mencabut batang lidi yang dia tanamkan ke tanah. Sesaat kemudian kejadian aneh menimpa perkampungan tersebut, yaitu dari bekas lidi yang menancap di tanah menyemburlah air yang keluar dengan sangat cepat. Air laut di sekitar Pasih Uug pun bergejolak, dan menghancukran daratan hingga amblas ditekan bumi berserta rumah-rumah mereka. Kehadiran pak tua usai kejadian terbut pun menghilang, bersama hilangnya hilangnya warga banjar dengan erkampungannya. Tidak ada satu pun warga banjar tersebut yang selamat saat itu, kecuali warga banjar yang sedang pergi keluar dari wilayah tersebut. Dan mungkin dari situlah pula, cerita atau kisah legenda Pasih Uug diceritakan warga yang selamat secara turun temurun hingga sekarang.

Bukti benar atau tidaknya kisah tersebut, beberapa waktu yang lalu, masih ada sebuah tiang rumah (jineng) di sana yang masih tersisa. Namun kini karena termakan usia atau karena ulah tangan-tangan pengunjung yang nakal, bukti cerita tersbut pun sudah tidak ada.

Sekarang kawasan Pasih uug berkembang menjadi kawasan pariwisata. Layaknya sebagian besar kawasan Nusa Penida yang dihiasi dengan tebing-tebing tinggi, dengan ketinggian mencapai 50-200 meter, dan adanya  sebuah tebing yang berlubang pada bagian tengahnya sehingga nampak menyerupai sebuah terowongan laut. menjadi daya tarik sendiri bagi wisata untuk mengabadikan moment di pantai ini. Inilah menjadikan surga tersembunyi di Nusa penida.

Nikmati pesona pasih uug bersama kami, agen tour terpercaya. “Info Nusa Penida Tour”

Kontak kami WA 085738211636


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/adventur/nusapenidamobile.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:34 Stack trace: #0 /home/adventur/nusapenidamobile.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(658): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents() #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig() #2 {main} thrown in /home/adventur/nusapenidamobile.com/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 34